Tingginya Biaya Hidup di Papua Saat ini, harga semen di Papua mencapai Rp. 800.000 hingga Rp. 2,5 juta per sak. Bandingkan harga sak semen di Pulau Jawa yang hanya sekitar Rp. 70.000 hingga Rp. 80.000 per sak. Harga makanan seperti nasi Padang di kota Sorong bisa mencapai Rp. 20.000 per porsi. Gorengan seharga Rp. 5000 hanya dapat dua potong. Bahan makanan dan kebutuhan lain harus didatangkan dari daerah lain menggunakan transportasi udara. Biaya hidup di Papua secara keseluruhan adalah yang tertinggi kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta, padahal tingkat kepadatan penduduk di Papua rendah. Efisiensi Pengangkutan Barang dan Penumpang Dengan Kereta Api Tingginya biaya hidup di Papua menjadi alasan mengapa jalur kereta api diperlukan. Arus logistik ke berbagai tempat di Papua akan lebih efisien yang pada akhirnya akan menurunkan harga-harga kebutuhan di Papua. Ekonomi kawasan timur Indonesia bisa terdorong. Sekali angkut, rangkaian kereta api yang terdiri dari 8 gerbong dapa...
Mungkin Anda bertanya mengapa terdapat berbagai ukuran lebar rel di sistem perkeretaapian dunia. Pada abad ke – 19, sebagian besar pembangunan rel dilakukan oleh pihak swasta. Perusahaan – perusahaan swasta tersebut membangun jaringan rel dan menggunakan ukuran lebar rel sesuai dengan kemampuan keuangan dan desain masing – masing. Tidak ada standar universal mengenai ukuran lebar rel. Saati itu, jaringan relnya hanya untuk jarak dekat dan untuk penggunaan perusahaan itu saja. 1.435 mm Sebagai “Pemenang” Semakin memanjangnya jaringan rel, semakin diperlukannya integrasi dan standarisasi lebar rel. Saat itu, biasanya sebuah undang – undang yang menentukan ukuran lebar rel tertentu yang digunakan sebagai standar di suatu negara. Sebagai contoh, yang akhirnya dipilih sebagai standar di Inggris adalah 1.435 milimeter pada tahun 1846 yang diputuskan oleh sebuah pengadilan. Ukuran ini juga di “ekspor” ke negara – negara Eropa lainnya. Amerika Utara juga menggunakan standar ini karen...
Selain mobil listrik, sudah ada kapal dan bahkan pesawat listrik. Transportasi lain yang tidak luput dari penerapan tenaga baterai adalah kereta api. Dengan tenaga baterai, tidak perlu dibangun infrastruktur aliran listrik atas atau rel ketiga ( third rail ), dan ini dapat menghemat biaya banyak. Walaupun harga kereta apinya lebih mahal, biaya pengadaannya dapat lebih rendah ketimbang membangun infrastruktur listrik aliran atas di jalur yang lalu lintasnya kurang ramai. Walaupun kereta api merupakan alat transportasi yang paling efisien dalam penggunaan energi, kereta api tetap memerlukan sumber – sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan dengan bahan bakar diesel. Sumber: https://www.post-gazette.com/business/powersource/2020/08/09/Making-the-pitch-for-battery-powered-trains-Wabtec-prepares-for-a-major-demonstration/stories/202008090039 Perusahaan kereta api logistik Amerika Union Pacific Railroad telah sepakat untuk membeli 20 unit lokomotif bertenaga baterai dar...
Komentar
Posting Komentar